Di pelataran parkir sebuah kantor mereka siap untuk berangkat. Masih ada yang harus mereka bicarakan sebelum mesin dinyalakan. Hidung Azzam tiba-tiba mencium sesuatu, wewangian yang tidak ia suka. Bau apaan sih ini? Kok tiba-tiba ada bau yang aneh di mobil ini.. Azzam tidak sadar bahwa di dashboard-nya terdapat pewangi yang baru saja Ayya taruh. Ia baru menyadarinya ketika tangan Ayya menunjuk sesuatu di dashboard mobilnya.
“Ay.. Ay.. ini khan mobil perang, buat apa yang begituan.. bikin pusing aja..”
Sesaat setelah Azzam berkata, Ayya langsung melemparkan pewangi mobil itu keluar. Lho, kok dibuang Ay? Tanya Azzam keheranan. Dengan tatapannya yang tajam Ayya menjawab..
“Aku siap membuang segala sesuatu yang kamu tidak suka walaupun itu berarti mengorbankan perasaanku, sekarang pertanyaannya adalah: Beranikah kamu membuang apa-apa yang aku tidak suka walaupun itu berarti mengorbankan perasaanmu?”
Daku terhenyak, pertanyaan itu seakan-akan langsung ditujukan padaku. Selama ini selalu ada alasan untuk segala sesuatunya. Apakah daku bisa? Apakah daku mau? Harus bisa, harus mau. Setidaknya dengan alasan yang jelas dan pengertian yang tulus.
Memasuki hidup baru memang tidak selalu berarti harus menghapus hidup yang lama. Masa lalu tidak selalu kelam untuk menapaki masa depan yang cerah. Yang jelas, segala sesuatu yang buruk dan tak berguna memang harus dihapus dan ditinggalkan dalam menyongsong hidup yang akan dijalani.
Jadi, berapa kali seminggu daku boleh ke si Paman?
catatan: cerita diambil dari sinetron Para Pencari Tuhan (jilid) 3 yang ditonton kala sahur.
ini mesti pas ditonton sahur..trus nonton deui pas buka, dicatet…
Oleh: irma on Selasa, 1 September 2009
at 15:19
Kalo meniatkan sesuatu jgn setengah-setengah.. and surely willing to take the consequence. Mudah-mudahan gak ada perasaan terkekang selama ada saling pengertian, tanpa pemaksaan suatu keinginan tentunya
jadi.. cuma ke si paman aja yang di list? yg lainnya juga atuuuhhh… baru deh.. nanti bisa di nego :-p
kali aja nanti lagi males bikin kopi jadi boleh ngekooottt
—————————————————————–
-Z-
satu aja dulu aja atuh Manis.. yang lain menyusul
Oleh: - Nitz - on Selasa, 1 September 2009
at 16:46