Oleh: K'ndie | Kamis, 19 Februari 2009

Lagu itu – 1 -

:: Satu ::

Aku membereskan meja, mulai dari memeriksa pekerjaanku kemudian alat tulis dan cd yang aku punya dan aku mulai menutup program komputer, tapi ketika hendak mematikan program audio yang menemaniku bekerja, terdengar satu lagu yang tak pernah lepas dari ingatan…

“Vit, matikan yah komputernya…?!” Fara langsung menggapai mouse komputer dan mematikan program audio itu tanpa aku sadari apakah lagu itu telah berganti lagu lain atau sampai di mana.

“Yah, matiin aja…” Aku berpaling sambil mengedipkan mataku yang tidak terasa nyaman, tapi tiba-tiba aku merasa ada sesuatu yang mengelincir, mengalir turun ke pipiku. Aku menangis.

“Sudah dibilangin hapus dari komputermu, tetep aja nggak nurut! Mau berapa lama begini terus? Ngelamun nggak keruan!” walaupun suara Fara tidak keras tapi jelas terdengar tegas dan membuatku terduduk kembali.

“Kita pulang yuk! Beresin dulu barang kamu, sudah sore nih!”

Setiap sore kami, aku dan Fara hampir selalu pulang bersama karena kami naik angkutan yang sama walau setelah 45 menit perjalanan Fara akan berganti kendaraan meninggalkanku yang harus menjalani sisa seperempat jam di angkutan kota, sendiri di antara keheningan penumpang lain.

“Pacar kamu kemana sih, Vit? Bukannya jemput, kasihan khan kamu…”

Lebih dari 3 kali seminggu harus kuterima pertanyaan itu dari Fara dan anehnya walaupun seringnya Fara menanyakan hal itu tetap saja aku tak bisa menjawabnya. “Jangankan jawab kamu mba’, buat sendiri aja nggak tahu harus bilang apa!” Bibirku tetap tertutup, kata-kata itu hanya dapat diucapkan hatiku. Aku tidak mau Fara mengetahui bahwa sebenarnya aku tidak tahu di mana Miko saat itu. Entah dia ada di rumah, masih di kantor atau sedang ngopi dan nongkrong bersama teman-teman kuliahnya.

Bonus:

Lagu itu..

It’s hard for me to say the things
I want to say sometimes
There’s no one here but you and me
And that broken old street light
Lock the doors
We’ll leave the world outside
All I’ve got to give to you
Are these five words when I

Chorus:
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn’t see
For parting my lips
When I couldn’t breathe
Thank you for loving me
Thank you for loving me

I never knew I had a dream
Until that dream was you
When I look into your eyes
The sky’s a different blue
Cross my heart
I wear no disguise
If I tried, you’d make believe
That you believed my lies

Chorus:
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn’t see
For parting my lips
When I couldn’t breathe
Thank you for loving me

You pick me up when I fall down
You ring the bell before they count me out
If I was drowning you would part the sea
And risk your own life to rescue me

Solo

Lock the doors
We’ll leave the world outside
All I’ve got to give to you
Are these five words when I

Chorus:
Thank you for loving me
For being my eyes
When I couldn’t see
You parted my lips
When I couldn’t breathe
Thank you for loving me

When I couldn’t fly
Oh, you gave me wings
You parted my lips
When I couldn’t breathe
Thank you for loving me

-www.lyrics007.com-


Tanggapan

  1. zul…..

    disket? masih jaman kitu? :D


Beri tanggapan

Your response:

Kategori